• Selasa, 29 November 2022

Viral Video Pelajar SMP Marah Saat Ditegur Polisi Saat Tidak Menggunakan Helm

- Rabu, 23 November 2022 | 07:04 WIB
Siswa SMP marah ditegur polisi (Rini Anita Putri)
Siswa SMP marah ditegur polisi (Rini Anita Putri)

Halopedeka.com - Jagat maya sedang dihebohkan dengan adanya video seorang pelajar yang marah saat ditegur polisi. Pelajar Sekolah Menengah Pertama tersebut ditegur lantaran tidak menggunakan helm saat berkendara. 

Dalam video yang diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di akun Instagram miliknya terlihat pelajar tersebut marah hingga mengeluarkan kata-kata yang tidak sepantasnya kepada polisi.

Baca Juga: Ikuti Instruksi Kapolri, Pelanggar Lalin Tak Dikenai Tilang Manual, Surat Tilang Sudah Ditarik dari Anggota

"Jangan dicontoh yah, ini anak udah salah di kasih pelajaran baik-baik malah ngelunjak. Mau ditilang tapi ga bisa lagi karena memang aturan dari kapolri" tulis Ahmad Sahroni dalam unggahannya.

Diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi di wilayah Polresta Sidoarjo. Namun pelajar tersebut menggunakan sepeda motor berpelat nomor Jakarta.

Salah satu petugas polisi mengingatkan bahwa pengendara harus memakai helm. Terlebih pelajar tersebut belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Namun sangat disayangkan, ketika ditegur pelajar tersebut tidak terima. Ia berdalih bahwa menggunakan helm atau tidak sama saja.

Petugas lantas meminta pelajar tersebut ke kantor polisi dan meminta orang tuanya datang dengan membawa helm. Berharap teguran petugas tersebut membuat jera, namun nyatanya pelajar tersebut malah melakukan tindakan diluar dugaan. Ia marah dan tak terima karena kejadian tersebut direkam.

Peneguran tersebut dilakukan atas instruksi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam instruksinya, Kapolri meminta jajarannya untuk melakukan peneguran saja dan tidak melakukan penilangan manual demi menghindari pungli (pungutan liar).

Sayangnya, dengan tidak adanya tilang manual justru didapati banyak pelanggaran oleh para pengendara sepeda motor. Mereka tidak merasa takut saat petugas melakukan peneguran.

Masyarakat dan para praktisi keselamatan berkendara berharap pemerintah mau mengkaji kembali kebijakan tilang ini.

Halaman:

Editor: Rini Anita Putri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Guru Yang Tertimpa Longsoran Gempa Cianjur

Jumat, 25 November 2022 | 10:00 WIB

Waspada dan Bahaya, Dampak Penyakit Diabetes

Kamis, 24 November 2022 | 17:07 WIB

Elektabilitas Prabowo Tinggi di Kalangan Wong Cilik

Rabu, 16 November 2022 | 08:00 WIB
X