• Selasa, 7 Februari 2023

Presiden Instruksikan Kerusuhan Morowali Utara Diusut Tuntas

- Selasa, 17 Januari 2023 | 12:00 WIB
Presiden Jokowi perintahkan Liga 1 dihentikan sementara hingga evaluasi Tragedi Arema FC selesai. Foto: ANtaranews.
Presiden Jokowi perintahkan Liga 1 dihentikan sementara hingga evaluasi Tragedi Arema FC selesai. Foto: ANtaranews.

halopedeka.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepolisian untuk mengungkap secara jelas dan terbuka atas peristiwa bentrok yang terjadi di PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), Morowali Utara, Sulawesi Tengah atau kerusuhan Morowali Utara.

Selain itu, Presiden juga meminta agar para pelaku kerusuhan Morowali Utara dapat ditindak secara tegas.

“Bapak Presiden, yang jelas beliau memerintahkan kepada kepolisian untuk menindak tegas terhadap para pelaku tindak pidana, kepada para pelaku perusakan, dan para pelaku pelanggar hukum di kerusuhan Morowali Utara. [Presiden meminta kepolisian] mengungkap ini seterang-terangnya dan juga menjaga, serta mengawal agar seluruh kegiatan operasional yang dilaksanakan oleh perusahaan kembali bisa berjalan,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (16/01/2023).

Kapolri menyampaikan, saat ini pihaknya telah mengatasi kasus kerusuhan Morowali Utara tersebut dan berhasil mengamankan sejumlah orang yang terlibat.

“Beberapa pelaku perusakan saat ini sudah diamankan, kurang lebih ada 71 [orang] yang telah diamankan dan 17 orang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Sigit, sejumlah pasukan dari Polri dan TNI juga telah ditugaskan untuk mengawal dan menjaga situasi agar kembali kondusif, sehingga kegiatan operasional pada perusahaan tersebut dapat kembali berjalan.

“Saat ini personel pengamanan baik dari TNI dan Polri sampai dengan saat ini telah diturunkan kurang lebih 548 orang dan akan kita tambah lagi dengan 2 SSK Brimob dari pusat,” ungkapnya.

 

Seperti diungkap Kapolri, peristiwa perusakan dan pembakaran yang terjadi di perusahaan nikel tersebut berawal dari adanya gerakan mogok kerja serta masalah industrial, kemudian ditambah dengan adanya provokasi oleh beberapa oknum.

“Terkait dengan masalah-masalah hubungan industrial yang bisa diselesaikan secara aturan undang-undang, tentunya tahapannya itu silakan untuk dijalankan. Kita semua [aparat] keamanan akan mengawal proses tersebut, sehingga semua dapat berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Halaman:

Editor: Pramesti Utami

Tags

Terkini

Peta Koalisi Partai di Pilpres 2024

Kamis, 2 Februari 2023 | 19:00 WIB
X