• Selasa, 7 Februari 2023

Survei LSI: Tingkat Kepuasan terhadap Kinerja Jokowi di Titik Tertinggi Pasca Pencabutan PPKM

- Senin, 23 Januari 2023 | 17:00 WIB
Presiden Jokowi saat meninjau Statsiun LRT TMII. Foto: Setkab
Presiden Jokowi saat meninjau Statsiun LRT TMII. Foto: Setkab

halopedeka.com - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo naik  setelah pemerintah melonggarkan pembatasan COVID-19 bulan lalu, menurut sebuah jajak pendapat yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada hari Minggu (23/1/2023).

Hasil yang dirilis oleh LSI menunjukkan kepuasan terhadap presiden Jokowi telah meningkat secara konsisten selama beberapa bulan terakhir hingga mencapai 76,2% pada awal tahun 2023. Narasi bahwa ekonomi akan sangat sulit, terutama pada tahun 2023, sudah ada sejak awal tahun lalu ternyata tidak berkorelasi dengan kepuasan masyarakat. 

"Dalam tiga bulan terakhir, kinerja presiden mengalami peningkatan dalam hal persepsi positif publik dari 62,6% pada September 2022 menjadi 76,2%. Kalau kita lihat dalam tiga bulan terakhir, kenaikannya cukup signifikan," kata direktur eksekutif LSI Djayadi Hanan.

Baca: Negara akui ada pelanggaran HAM berat dalam 12 peristiwa

Lonjakan lebih dari 10 poin tersebut menempatkan Jokowi pada tingkat persetujuan masyarakat tertinggi yang pernah dicatat oleh LSI selama masa jabatannya saat ini yang dimulai pada tahun 2014.

"Saya pikir ini sebagian besar karena pencabutan pembatasan sosial (COVID-19) dan penurunan harga BBM," kata Hanan. 

LSI mencatat, pengumuman Jokowi pada bulan Desember tentang berakhirnya pembatasan pandemi disambut dengan baik, kata jajak pendapat itu, karena pembatasan tersebut telah dianggap merugikan perekonomian.
 
 

Jajak pendapat LSI, yang dilakukan antara 7-11 Januari 2023 lalu dan melibatkan lebih dari 1.200 responden, juga dilakukan beberapa bulan setelah dimulainya persidangan kasus seorang mantan jenderal polisi Indonesia.

Kasus ini memicu kegemparan publik mengenai dugaan korupsi dan impunitas di dalam tubuh kepolisian, namun fakta bahwa kasus ini dipublikasikan dianggap sebagai tanda bahwa pemerintah setidaknya berusaha mengatasi masalah ini.

LSI mengutip perbaikan dalam persepsi ekonomi dan penegakan hukum sebagai alasan lonjakan rating.

Baca: KUHP resmi disahkan di tengah berbagai kritik dan protes masyarakat

Peringkat jajak pendapat Jokowi tampaknya tidak terpengaruh oleh pengesahan KUHP baru yang kontroversial bulan lalu, dan penerbitan peraturan darurat untuk menggantikan undang-undang ketenagakerjaan.

Halaman:

Editor: Pramesti Utami

Tags

Terkini

Paket Wisata Gratis Buat Delegasi ATF 2023

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:23 WIB

PKB Kaji Penghapusan Jabatan Gubernur, Ini Alasannya

Selasa, 31 Januari 2023 | 17:00 WIB

Komisi VIII DPR Putuskan Biaya Haji pada 13 Februari

Kamis, 26 Januari 2023 | 12:00 WIB

Perkiraan Cuaca Wilayah Jabodetabek

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:59 WIB

Presiden: Usulan Kenaikan Biaya Haji Masih Dikaji

Rabu, 25 Januari 2023 | 09:00 WIB
X