• Selasa, 7 Februari 2023

Penjelasan Kejagung Soal Tuntutan Kepada Richard Eliezer

- Selasa, 24 Januari 2023 | 08:00 WIB
Kejagung jawab tudingan tidak memperhatikan Richard Eliezer sebagai Justice Collaborator
Kejagung jawab tudingan tidak memperhatikan Richard Eliezer sebagai Justice Collaborator

Halopedeka.com-  Tudingan dari berbagai pihak diarahkan kepada Jaksa Penuntut Umum karena dianggap tidak mengindahkan peran Richard Eliezer sebagai Justice Collaborator (JC).

Karena Richard Eliezer dituntut hukuman penjara selama 12 tahun yang dianggap memberatkan atau lebih berat dibandingkan Putri Candrawathi yang hanya dituntut 8 tahun penjara.

Namun dijawab oleh Kejaksaan Agung, melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana bahwa Richard Eliezer merupakan pelaku atau terdakwa yang secara langsung menghilangkan nyawa orang lain.

Baca Juga: Ini Alasan Febri Diansyah Bela Putri Candrawathi Bikin Masyarakat Berdecak

Ketut Sumedana Dia menambahkan bahwa tuntutan terhadap Eliezer lebih rendah ketimbang tuntutan terhadap Ferdy Sambo meskipun Eliezer memiliki peran eksekusi Brigadir J.

Tuntutan 12 tahun tersebut menurut Ketut Sumedana didasarkan pada fakta Bharada E adalah eksekutor utama dalam pembunuhan Brigadir  

“Penilaian tuntutan tersebut bukan hanya dari mens rea dari para terdakwa, melainkan juga dari kesamaan niat dan perbedaan peran,” kata Ketut (21/1/2023).

Baca Juga: Menpan RB-DPR RI Bicarakan Solusi Ke Depan Tenaga Honorer 2023. Simak Pembahasannya.

Ketut Sumedana mengatakan bahwa Jaksa Penuntut Umum  sudah mempertimbangkan fakta di persidangan yang menyebut Richard Eliezer merupakan seorang bawahan yang taat kepada atasan.

Halaman:

Editor: Erlangga Masdiana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peta Koalisi Partai di Pilpres 2024

Kamis, 2 Februari 2023 | 19:00 WIB
X